Analisis Dampak Penambangan Emas Terhadap Kondisi Lingkungan Dalam Tinjauan Ekonomi Islam

Muhammad Alhadi Mustopa, Nurida Isnaeni

Abstract


Gold mining activities play an important role in improving the economic conditions of both communities and the state. However, these activities often cause negative environmental impacts, such as water and soil pollution, ecosystem degradation, and a decline in the quality of life of communities living around mining areas. This study aims to examine the environmental impacts of gold mining from the perspective of Islamic economics. The research method employed is a literature review by analyzing various sources that discuss gold mining, environmental issues, and the concepts of Islamic economics. The results indicate that gold mining practices that neglect environmental sustainability are not in accordance with the principles of Islamic economics, particularly the values of trust (amanah), justice, and public welfare (maslahah). From the perspective of Islamic economics, natural resources are considered a trust that must be managed wisely and sustainably. Therefore, gold mining activities are only acceptable when they are carried out by applying environmentally friendly principles, responsible waste management, and fair policies for local communities and the surrounding environment. This study emphasizes the importance of balancing economic benefits with environmental conservation in order to achieve sustainable welfare.

Keywords


Gold mining, environment, Islamic economics, sustainability

Full Text:

PDF

References


Bersumber dari Jurnal

Barakati, M., Hasan, R., & Yusri, A. (2023). Penambangan emas tanpa izin (PETI) dan dampaknya terhadap lingkungan dan sosial masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 15(2), 145–160.

Fahsya, R., & Basrowi. (2022). Dampak ekonomi dan lingkungan penambangan emas rakyat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(1), 55–68.

Maulida, S., Rahman, F., & Putri, D. A. (2022). Ketergantungan ekonomi masyarakat desa terhadap sektor tambang. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(3), 201–215.

Ningsih, R., & Salim, A. (2020). Dampak sosial ekonomi aktivitas pertambangan emas rakyat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 112–124.

Salsabila, N., & Yulianingrum, R. (2023). Penegakan hukum terhadap pertambangan tanpa izin di Indonesia. Jurnal Hukum dan Kebijakan Publik, 5(1), 33–48.

Sanjaya, D. (2024). Pendatang dalam aktivitas PETI di Kabupaten Merangin. Jurnal Kriminologi dan Sosial, 7(2), 89–102.

Soe, K. K., Winarto, E., & Prasetyo, B. (2022). Degradasi kualitas sungai akibat aktivitas penambangan emas. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 75–86.

Suryani. (2019). Dampak ekonomi pertambangan emas terhadap kesejahteraan masyarakat lokal di Kalimantan Tengah. Jurnal Ekonomi Regional, 4(2), 98–110.

Tamburini, L., Smith, J., & Arifin, Z. (2022). Mercury contamination from artisanal gold mining. Environmental Pollution Journal, 308, 119–130.

Laporan, Data Statistik, dan Media Online

Berita Jambi. (2025). Luas PETI di Provinsi Jambi terus meningkat hingga 52 ribu hektare. Berita Jambi Online.

Komunitas Konservasi Indonesia (KKI). (2024). Laporan pemantauan penambangan emas tanpa izin di Provinsi Jambi. Jakarta: KKI.

United States Geological Survey (USGS). (2022). Mineral commodity summaries: Gold. Washington, DC: USG

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2003 tentang tata cara pemberian izin khusus di bidang pertambangan mineral dan batubara.

Buku

Umar, H. (2017). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: RajaGrafindo Persada.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v16i1.896

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com