Perbedaan Mordan Tawas, Kapur Sirih, dan Tunjung Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Primisima Menggunakan Ekstrak Daun Jamblang (Syzygium Cumini L)

Dinda Syafda Saqinah, Sri Zulfa Novrita

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum dimanfaatkannya daun jamblang sebagai zat warna alam dengan mordan tawas, kapur sirih dan tunjung pada kain katun primissima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nama warna, kerataan warna, ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan perbedaan mordan terhadap hasil pencelupan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Data yang digunakan berupa data primer diperoleh dari 18 panelis, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Friedman K-related sampel dan aplikasi SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa menggunakan mordan warna yang dihasilkan adalah Light Brown (#CDB480), sedangkan dengan mordan tawas menghasilkan warna Golden Sundance (#BAA75C), mordan kapur sirih menghasilkan warna Soft Brown (#775827), dan mordan tunjung menghasilkan warna Dark Gray (#171717) serta kerataan warna yang dihasilkan masing-masing mordan adalah rata. Ketahanan luntur yang dihasilkan tanpa mordan dan menggunakan mordan tawas adalah tidak luntur serta menggunakan mordan kapur sirih dan tunjung adalah sedikit luntur. Uji Friedman menunjukkan nilai p <0,05 untuk kerataan warna dan tahan luntur warna terhadap pencucian, yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara tawas, kapur, dan mordan tunjung pada kedua aspek tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang disebabkan oleh penggunaan mordan pada hasil pewarnaan.

Keywords


Daun Jamblang, Pencelupan, Tawas, Kapur Sirih, Tunjung.

Full Text:

PDF

References


Anugrah, H., & Novrita, S. Z. (2023). Penerapan Eco Print Daun Jati (Tectona Grandis) Pada

Bahan Katun Menggunakan Mordan Tawas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 18364-

Adriani, A. (2006). Pencelupan Bahan Sutera dengan Zat Warna Alam (Daun Mangga dan Daun

Gambir.

Cahya, N. D., & Novrita2, S. Z. (2023). Pengaruh Mordan Tunjung Terhadap Pencelupan Bahan

Katun Menggunakan Kulit Bawang Merah Dan Kulit Buah Manggis. Gorga: Jurnal Seni

Rupa,12(2),566-573.

Dewy, S. S., & Novrita, S. Z. (2019). Pengaruh perbedaan larutan celup (vlot) terhadap hasil

pencelupan zat warna alam ekstrak bawang dayak (eleutherine palmifolia (l.) merr.) pada

bahan sutera dengan mordan tawas. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(1), 248-254.

Ernawati, I., & Nelmira, W. (2008). Tata busana jilid 2. Jakarta. Direktorat pembinaan sekolah

menengah kejuruan, Direktorat jendral manajemen, pendidikan dasar dan menengah,

Departemen Pendidikan Nasional.

Fajri, E. S., & Ernawati (2024) Penambahan Elektrolit pada Mordan Tawas terhadap Ecoprint

Menggunakan Daun Pagoda (Clerodendrum Japonicum) denganTeknik Pounding pada Kain

Satin. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 35625-35632

Frederica, I., & Adriani, A. (2024). Comparison of Ecoprint Results on Cotton and Silk Materials

Using Cassava Leaves with Hammering Technique Using Lime Mordant. Ekspresi Seni:

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, 26(1), 71-84.

Gustiani, N., Novrita, S. Z., & Adriani, A. (2024). Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung dan Kapur

Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Primissima dengan Ekstrak Daun

Gambir (Uncaria Gambir Roxb). Jurnal Ilmiah Dikdaya, 14(2), 467-474.

Himyatul., Irma, R., Pratiwi, T. P., & Susanti, E. I. (2023). Daun Jamblang (Syzygium cumini L.)

Digunakan Sebagai obat. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 780-786.

Hanifati, I., Novrita, S. Z., & Yusmerita, Y. (2023). Teknik Pembuatan Ekstrak Warna Alam dari

Tumbuhan dan Limbah Pasar (Studi Kasus di Rumah Batik Tarancak Kota Solok). Jurnal

Pendidikan Tambusai, 7(1), 1370-1376.

Khamidah, K. N., Maghfiroh, M., & Lestari, R. (2024). Pengaruh perendaman larutan basa sabun

cair pencuci piring terhadap pewarnaan indigosol pada kain mori primissima. Canting:

Jurnal Batik Indonesia, 1(1), 26-29.

Masyitoh, F., & Ernawati, E. (2019). Pengaruh mordan tawas dan cuka terhadap hasil pewarnaan

eco print bahan katun menggunakan daun jati (Tectona Grandis). Gorga: Jurnal Seni Rupa,

(2), 387-391.

Novariza, N. R. (2019). Pengaruh Mordan Tawas Dan Jeruk Nipis Serta Arang Sebagai Adsorben

Terhadap Hasil Warna Daun Pacar. journal of residu, 3(23, Novemb), 91-182.

Nilamsari, Z., & Giari, N. (2018). Uji Coba Pewarna Alami Campuran Buah Secang Dan Daun

Mangga Pada Kain Katun Prima. Jurnal Seni Rupa, 6(01), 839-847.

Putri, A. S., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2024). Pengulangan Pencelupan Terhadap Hasil

Kerataan Warna Pada Bahan Katun Menggunakan Ekstrak Daun Talas (Colosia Eskulenta

L.) Menggunakan Mordan Tunjung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 8109-8118.

Pujilestari, T. (2014). Pengaruh ekstraksi zat warna alam dan fiksasi terhadap ketahanan luntur

warna pada kain batik katun. Dinamika Kerajinan dan Batik, 31(1), 31-40.

Revianti, M. M., & Novrita, S. Z. (2019). Pengaruh Mordan Terhadap Pencelupan ekstrak Daun

Puring (Codiaeum Variegatum) pada Bahan Katun. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(2), 403-

Ramelawati, R., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2021). Pengaruh Mordan Tawas Dan Jeruk Nipis

(Citrus Aurantifolia) Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Bawang Merah (Allium

Ascalonium L) Pada Bahan Sutera. Journal of Home Economics and Tourism, 15(2).

Rahmadani, F., & Widihastuti, W. (2021). PENGARUH JENIS KAIN TERHADAP KUALITAS

PEMBUATAN MOTIF DENGAN CAT AKRILIK MENGGUNAKAN TEKNIK

PEWARNAAN SUMINAGASHI EFFECT OF FABRIC TYPE ON THE QUALITY OF

MAKING MOTIFS WITH ACRYLIC PAINT USING SUMINAGASHI COLORING

TECHNIQUES. Jurnal Fesyen: Pendidikan dan Teknologi, 10(1).

Sari, I. C., & Adriani, A. (2024). Pembuatan Pewarna Tekstil Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa

paradisiaca L.) terhadap Warna yang Dihasilkan pada Bahan Katun dengan Mordan

Tunjung (FeSO4). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 21438-21446.

Saputra, A., & Novrita, S. Z. (2021). Perbedaan Berat Mordan Tunjung, Tawas dan Kapur Sirih

terhadap Hasil Pencelupan Kulit Buah Alpukat Pada Bahan Katun. Jurnal Pendidikan,

Busana, Seni dan Teknologi, 3(2), 80-90.

Syukraini, A., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2024). Pengulangan Pencelupan Terhadap Hasil

Kerataan Warna Pada Bahan Katun Menggunakan Ekstrak Daun Talas (Colosia Eskulenta

L.) Menggunakan Mordan Tunjung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 8109-8118.

Sevira, N., & Ernawati. (2024). Perbedaan Mordan Jeruk Nipis Dan Jeruk Purut Terhadap Hasil

Teknik Ecoprint Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus Aconitifolius) Pada Bahan Linen.

PESONA- Jurnal Pendidikan Tata Busana,4, 199-127.

Utami, T. D., Chalil, N. C., & Komalasari, M. (2023). Pengaruh Metode Mordan Pada

Pencelupan Kain Nylon Menggunakan Zat Warna Alam Ekstrak Kulit Buah Rambutan

(Nephelium Lappaceum L). Texere, 21(1), 21-36.

Yuniati, Y., Cahyani, M. D., Novidayasa, I., Prihatini, P., & Mahfud, M. (2021). Ekstraksi Zat

Warna Alami dari Kayu Bakau (Rhizophora mucronata) dengan Metode Microwave

Assisted Extraction. Alchemy: Journal of Chemistry, 9(1), 7-14.

Yuled, U. R., & Adriani, A. (2021). Perbedaan Mordan Tunjung dan Baking Soda Terhadap Hasil

Pencelupan Pada Bahan Katun Dengan Menggunakan Ekstrak Kunyit (curcuma longa).

Jurnal Pendidikan, Busana, Seni, Dan Teknologi, 3(2).




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i1.774

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com