STUDI KASUS TENTANG KOMBINASI BATIK DAN ECOPRINT DI SANGGAR CANTIANG ASASI KOTA PADANG PANJANG

Resthi Cynara Auriga, Sri Zulfia Novrita

Abstract


Studi ini mengeksplorasi kombinasi batik dan ecoprint di Sanggar Cantiang Asasi, Kota Padang Panjang. Batik, sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, dipadukan dengan teknik ecoprint yang menggunakan bahan alami, menghasilkan produk tekstil yang tidak hanya indah tetapi juga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam proses kreatif, tantangan yang dihadapi, dan dampak dari kombinasi kedua teknik tersebut terhadap pengembangan industri kreatif lokal. Melalui metode wawancara dan observasi langsung, hasilnya menunjukkan bahwa integrasi ini memperkaya variasi produk dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahan yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi perajin lokal dalam menciptakan inovasi serta mendorong pelestarian budaya dan lingkungan yang lebih baik di masa depan


Keywords


batik, ecoprint,seni tekstil

Full Text:

PDF

References


Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2018). Standar Nasional Indonesia: Batik - Pengertian dan Istilah. Badan Standardisasi Nasional.

Fletcher, K., & Grose, L. (2012). Fashion and Sustainability: Design for Change. Laurence King Publishing.

Handayani, P. A., & Suheryanto, D. (2018). Pewarnaan Alami Kain Batik dengan Menggunakan Kulit Buah Manggis. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 7(1), 52-58.

Hakim, L. M. (2018). Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa dan Nation Brand Indonesia.

Kristijanto, A. I., Hartati, I., & Sumardjiyanto. (2020). Optimasi Ekstraksi Zat Warna Alam

dari Tanaman Indigo. Jurnal Kimia dan Kemasan, 42(1), 1-7.

Kusrini, N., & Prihadi, B. (2019). Pengembangan Teknik Pewarnaan Alami pada Kerajinan Batik. Jurnal Seni Rupa, 7(2), 114-122.

Maharani, A., & Kusumastuti, A. (2019). Pengaruh Jenis Mordan Terhadap Hasil Pewarnaan Alami. Jurnal Teknologi Industri, 10(1), 1-8.

Maharani, F., Setyaningtias, B., Wibyantri, G. A., Putri, J. K., & Abidin, A. Z. (2024). Pengembangan Batik Ecoprint Sebagai Usaha Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMn), 6(1), 918–924.

Pressinawangi, N., & Djamal, N. (2019). Pengembangan Teknik Ecoprint sebagai Alternatif Pewarnaan Tekstil yang Ramah Lingkungan. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 2(1), 45-58.

Prihatin, P., & Syafitri, A. R. (2023). Pelatihan Inovasi Seni Kerajinan Makrame di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Kota Padangpanjang. Madaniya, 4(4).

Pujilestari, T. (2017). Optimalisasi Pencelupan Kain Batik Katun dengan Pewarna Alam Tingi. Jurnal Dinamika Kerajinan dan Batik, 34(1), 53-62.

Saptutyningsih, E., & Wardani, D. T. K. (2018). Pemanfaatan Bahan Alami untuk Pewarnaan Produk Tekstil. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 30-39.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syafril, E. P. E., & Agel, H. H. (2024). Eco-print Batik: Eco-Friendly Products of Green Business based on Indigenous Knowledge in Bantul. London Journal of Social Sciences, 7, 1–12.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i1.740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com