Sistem Morfologi Bahasa Bugis Pinrang Percakapan Anggota Masyarakat Desa Anggoro Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe

Minarti Minarti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk morfem bebas dan morfem terikat. Penelitian ini bermanfaat secara teoritis dan praktis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan anggota masyarakat di Desa Anggoro Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe. Teknik analisis data yang dianggap relevan oleh penulis adalah analisis data kualitatif dengan mengungkapkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan untuk memberikan gambaran tentang permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Proses awal analisis data dimulai dengan menelaah semua data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu dari wawancara dan observasi yang sebelumnya telah diuraikan dalam teknik pengumpulan data, baik berupa dokumen maupun dokumen yang diperoleh penulis selama penelitian. Setelah mempelajari berusaha memahami data, peneliti mencoba membuat abstraksi data (ringkasan inti), setelah rangkuman inti diperoleh, kemudian mengkategorikan data berdasarkan tema yang disesuaikan dengan penelitian ini. Morfem adalah satuan terkecil dari bentuk bahasa yang memiliki makna tersendiri dan tidak dapat lagi dibagi-bagi menjadi bagian-bagian yang bermakna. yang lebih kecil. Suatu percakapan tentunya tidak lepas dari morfem, baik morfem bebas maupun morfem terikat. Data yang diperoleh dari percakapan informan sebanyak 20 data, masing-masing data berisi morfem bebas dan morfem terikat. Morfem bebas ada di semua data. Morfem terikat terdiri dari 11 data yang mengandung awalan, 17 data yang mengandung akhiran, dan 3 data yang mengandung konfiks. Morfem bebas digunakan di semua data yang ada.


Keywords


morfem bebas; morfem terikat; afiks

Full Text:

PDF

References


Arifin, Zaenal. 2017. Morfologi, Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta: Grasindo.

Chaer, Abdul. 2018. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta

Endah 2016. Bahasa Sebagai Alat Komunikasi. Bandar Lampungg: Lampung.

Kridalaksana, Harimurti. 2013. Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kushartanti. 2018. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia. Mahsun. 2015. Metode Penelitian Bahasa. Jakrta: PT Raja Grafindo Persada

Mokhtar, Masrurah. 2016. Interferensi Bahasa Bugis ke dalam Bahasa Indonesia. Univesitas Muslim Indonesia: Makassar

Mulyana. 2017. Morfologi Bahasa Jawa. Yogyakarta: Kanwa Publiser

Nur, M. Rafiuddin. 2018. Aku Bangga Berbahasa Bugis. Makassar: Rumah Ide.

Ramlan. 2017. Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Rasydah. 2012. Ragam Bahasa Universitas Lakidende:Konawe

Rukmana, dan Sulfiah. 2017. Afiks Derivasi Bahasa Bugis Di Kecamatan Moramo.Universitas

Haluoleo:Kendari.

Richard, Jack. 2012. Longman Dictionary of Applied Linguistic. UK: Longman Group ltd.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v11i2.210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com