Studi Tentang Kain Tenun Songket Di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto

Cintya Maesi Putri, Ilham Zamil, Sri Zulfa Novrita, Samuel Martin Pradana

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh pewarnaan benang tenun songket menggunakan pewarna alami yang tidak banyak dilakukan oleh pengrajin tenun songket lainnya, terutama di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Disamping itu belum adanya penelitian akademis yang mengkaji tentang pewarnaan alam pada benang tenun songket di Gallery Dolas Songket. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bahan alam yang digunakan pada pewarnaan alami benang tenun songket dan mendeskripsikan proses pewarnaan alam pada benang tenun songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif. Dengan lokasi penelitian yaitu di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Informan penelitian ini terdiri dari owner Dolas Songkket dan anak tenun Dolas Songket. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan yaitu dengan perpanjangan pengamatan, triangulasi, pengecekan sejawat, meningkatkan ketekunan, dan auditing. Teknik analisi data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data Milles dan Huberman.

Hasil penelitian yaitu 1) Bahan alam yang digunakan dalam pewarnaan benang songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto yaitu daun jambu air dan Buah Pinang. 2) Proses pewarnaan alam  benang songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto meliputi yang pertama pembuatan ekstrak pewarna alam kemudian dilanjutkan dengan pemasakan benang, mordanting, selanjutnya pencelupan pada ekstrak pewarna alam, dan yang terakhir fiksasi. Warna yang dihasilkan tergantung pada mordan yang digunakan.

 

Kata Kunci: Tenun Songket, Pewarnaan alam.

  

Abstract

This research is motivated by the use of natural dyes in songket woven yarn coloring, which is not commonly practiced by other songket weavers, especially in Lembah Segar District, Sawahlunto City. Moreover, there has been no academic research that examines natural dyeing on songket woven yarn at the Dolas Songket Gallery. The purpose of this research is to describe the natural materials used in natural dyeing of songket woven yarn and to describe the natural dyeing process on songket woven yarn at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City. This research uses a qualitative descriptive analysis method. The research location is in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City. The research informants consist of the owner of Dolas Songket and the weavers of Dolas Songket. Data collection techniques used are direct observation, interviews, and documentation. Data validity checking techniques used are prolonged observation, triangulation, peer checking, persistence, and auditing. Data analysis techniques used are Milles and Huberman's data analysis techniques. The research results are 1) Natural materials used in songket yarn dyeing at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City are water apple leaves and betel nut. 2) The natural dyeing process of songket yarn at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City includes the preparation of natural dye extract, followed by yarn boiling, mordanting, dyeing in natural dye extract, and finally fixation. The resulting color depends on the mordant used.

Keywords: Tenun Songket, Natural Dyeing

 


Full Text:

PDF

References


Abdurahman (2021). Upaya Peningkatan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Discovery Pada Mata Pelajaran Biologi Materi Metabolisme Sel Di Sman 1 Palibelo Semester 1 Tahun Pelahajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (Jppi).1(2), 286-304.

Afan, M., & Agustina, S. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Sebagai Zat Pewarna Alami (Zpa) Tekstil Dan Aplikasinya Pada Benang Tenun. Jurnal Redoks: Jurnal Pendidikan Kimia Dan Ilmu Kimia, 3(2), 20-27.

Ahmad, N. (2020). Studi Keanekaragaman Dan Pola Persebaran Makroalga Di Perairan Pasang Surut Pantai Sancang Sebagai Sumber Belajar Biologi (Doctoral Dissertation, Universitas Siliwangi).

Amelia, H. R., Novita, Y., Saputra, H., Fatmawati, F., & Helmi, D. (2023). Eksistensi Tenun Pandai Sikek Di Sumatera Barat. El-Jughrafiyah, 3(1), 32-37.

Bart, B., Utama, E., & Azwar, N. (2006). Revitalisasi Songket Lama Minangkabau. Studio Songket Erikarianti.

Berlin, S. W., & Riza Linda, M. (2017). Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Bahan Pewarna Alami Oleh Suku Dayak Bidayuh Di Desa Kenaman Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Protobiont, 6(3).

Eskak, E., & Salma, I. I. R. (2020). Kajian Pemanfaatan Limbah Perkebunan Untuk Substitusi Bahan Pewarna Alami Batik. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 15(2), 27-37.

Fitrihana, N. (2010). Teknologi Tekstil Dan Fashion. Yogyakarta: Uny Press Handayani, R., Hutama, K., Sunarya, Y.(2020). Matriks Strategi Implementasi Perancangan.

Fitri, E. R., & Adriani, A. Pembuatan Ekstrak Pewarna Alam Kayu Mahoni Untuk Benang Songket Di Studio Pinankabu Canduang Kabupaten Agam.

Hafizah, O. M., & Novrita, S. Z. (2023). Pewarnaan Alam Batik Studi Kasus Di Rumah Batik Sampan Pesona Minang Desa Sungai Kasai Kota Pariaman. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 502.

Herlina, Sri Dan Dwi Yuniasari Palupi. 2013. Pewarnaan Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Semester 1. Direktorat Pembinaan Smk 2013

Hidayat, H., Gunadi, G., Arlangga, L., & Yulianti, F. (2020). Pengelolaan Kain Tenun Songket Khas Palembang Di Desa Pedu Kabupaten Jejawi Kecamatan Ogan Komering Ilir (Oki). Spekta, 1(1), 21-30.

Izzara, W. A., & Nelmira, W. (2021). Desain Motif Tenun Songket Minangkabau Di Usaha Rino Risal Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 10(2), 423-431.

Kartikasari, E., & Susiati, Y. T. (2016). Pengaruh Fiksator Pada Ekstrak Daun Mangga Dalam Pewarnaan Tekstil Batik Ditinjau Dari Ketahanan Luntur Warna Terhadap Keringat. Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 2(1), 136-143.

Kwartiningsih, E., Setyawardhani, D. A., Wilyanto, A., & Triyono, A. (2009). Zat Pewarna Alami Tekstil Dari Kulit Buah Manggis. Ekuilibrium, 8(1), 41-47.

Maimunah, F. (2022). Peningkatan Kualitas Limbah Serat Kayu Melalui Proses Scouring Sebagai Bahan Non Woven. Nihaiyyat: Journal Of Islamic Interdisciplinary Studies,1(1), 101-108.

Poespo, G. (2005). Pemilihan Bahan Tekstil. Yogyakarta: Kanisius

Prabawa, I. D. G. P. (2015). Ekstrak Biji Buah Pinang Sebagai Pewarna Alami Pada Kain

Sasirangan. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 7(2), 31-38.

Purwanti, R., & Siregar, S. M. (2016). Sejarah Songket Berdasarkan Data Arkeologi.

Siddhayatra, 21(2), 97-106.

Putri, A. D., & Efi, A. (2022). Studi Tentang Teknik Menenun Songket Rawang

Menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (Atbm) Di Rumah Tenun Songket Rawang

Kabupaten Agam. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(1), 238-245.

Putri, F. G., & Novrita, S. Z. (2024). Proses Pembuatan Ekstrak Warna Alam Di Rumah Batik

Jajak Lilin Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga , Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 10366–10378.

Rahmi, E., & Novrita, S. Z. (2021). Resep Dan Teknik Pembuatan Ekstrak Pewarnaan Alam Batik Indragiri Hulu Indragiri Hulu Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan, Busana, Seni Dan Teknologi, 3(3), 104-108.

Saparinto, C., & Hidayati, D. (2006). Bahan Tambahan Pangan. Kanisius.

Subagyo, P. K. (2021). Pengaruh Zat Pewarna Sintetis Terhadap Pewarnaan Kain Batik.

Folio, 2(2).

Sujanem, Rai, And Agus Sudarmawan. "Pelatihan Dan Pembinaan Kerajinan “Tenun

Songket” Desa Jinengdalem." International Journal Of Community Service Learning

2 (2018): 107-115.

Tahrir, R., Rohidi, T. R., & Iswidayati, S. (2017). Makna Simbolis Dan Fungsi Tenun

Songket Bermotif Naga Pada Masyarakat Melayu Di Palembang Sumatera Selatan.

Catharsis, 6(1), 9-18.

Tranggono, S., & Sutardi, B. (1990). Biokimia Dan Teknologi Pasca Panen. Pau Pangan

Dan Gizi, Ugm, Yogyakarta.

Zamil, I., Ezriani, E., Efi, A., & Budiwirman, B. (2023). An Analysis Of Women, Education

And Minangkabau Songket. Jurnal Pendidikan Dan Keluarga, 15(02), 50-57.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i2.852

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com