Nilai-Nilai Moral Dalam Seloko Adat Ulur Antar Serah Terimo Adat Perkawinan Masyarakat Desa Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam seloko adat ulur antar serah terimo pada prosesi adat perkawinan masyarakat Desa Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi analisis teks seloko, observasi prosesi adat, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan tokoh adat, masyarakat, dan aparat desa. Analisis data dilakukan dengan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa seloko adat mengandung tujuh nilai moral utama, yaitu kejujuran, menjadi diri sendiri, tanggung jawab, kemandirian, keberanian moral, kerendahan hati, dan sikap kritis. Nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi acuan perilaku dalam konteks ritual adat, tetapi juga membentuk karakter sosial masyarakat yang menjunjung etika kolektif. Seloko sebagai bagian dari kearifan lokal berperan dalam mentransmisikan nilai-nilai etis dan memperkuat identitas budaya Melayu Jambi melalui mekanisme pewarisan lisan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa seloko adat ulur antar serah terimo tidak hanya memiliki fungsi estetika dan simbolik, tetapi juga pedagogis dan etis. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berfungsi sebagai pedoman dalam membangun relasi sosial dan menjaga tatanan adat. Oleh karena itu, pelestarian tradisi seloko penting sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter serta mempertahankan integritas budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Gadamer, H.-G. (2016). Truth and Method (2nd ed.). New York: Continuum Publishing.
Maizar Karim, L. dan I. (2016). Fungsi Bahasa Dalam Seloko Adat Perkawinan Masyarakat Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. 1–23.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Purba,A. (2023). Metodologi Penelitian :Kualitatif, Kuantitatif, Pengembangan Pendidikan Jambi :Gemulun Indonesia
Rahma, M. P. (2022). Jejak peradaban menelusuri asal usul dan kebudayaan Melayu Jambi. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial.
Soekanto, S. (2009). Sosiologi: Suatu Pengantar (Edisi Revisi ke-11). Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhardianto, & Fitrah, Y. (2018). Seloko Adat Jambi: Kajian Struktur, Fungsi Pragmatik dan Fungsi Sosial. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 1(1), 79–97
Suseno, Franz Magnis. 2007. Etika Dasar Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.
Suryanti, I. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Seloko Adat Perkawinan Masyarakat Mersam Kabupaten Batanghari. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(August), 128 .
Umra, J. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Religius Disekolah Yang Berbasisi Multikultural. Jurnal Al-Makrifat, 3.2(2), 155.
Wiratih, H. W. R., Aima, M. H., Havidz, S. A. H., & ... (2022). Upaya Melestarikan Linguistik Lisan Seloko Adat Melayu Jambi. Dedication: Journal of, 1 16–23
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i2.817
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com

