Analisis Semiotika terhadap Prosesi Temu Manten Adat Jawa di Desa Mampun Baru Kabupaten Merangin

Nia Adiningtias, Ernanda Ernanda, Hilman Yusra

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos terhadap prosesi Temu Manten di Desa Mampun Baru Kabupaten Merangin dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pemandu prosesi Temu Manten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna denotasi prosesi Temu Manten mencakup serangkaian tindakan yang dilakukan dalam prosesi Temu Manten, seperti tindakan melemparkan sirih, sungkeman, dan tindakan lainnya. Dari segi makna konotasi, prosesi Temu Manten melambangkan persatuan, komitmen, dan harapan untuk kehidupan yang harmonis bagi kedua mempelai kedepannya. Selain itu, terdapat mitos yang menyertai prosesi ini, di mana Temu Manten dipercaya bahwa setiap pelaksanaan prosesi mempengaruhi kehidupan kedua mempelai kedepannya. Setiap tahapan dalam prosesi ini tidak hanya dilakukan begitu saja, tetapi juga memiliki makna yang mendalam. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami makna dalam setiap tahapan prosesi Temu Manten. Dari hasil penelitian ini disarankan agar masyarakat terus melestarikan prosesi Temu Manten sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai-nilai. Pemandu Temu Manten diharapkan tetap menjalankan tahapan Temu Manten secara konsisten dari waktu ke waktu untuk menghindari adanya perbedaan generasi.


Keywords


Adat Pernikahan; Prosesi Temu Manten; Semiotika

Full Text:

PDF

References


Ambarwati, A. P. A., & Mustika, I. L. (2018). Pernikahan Adat Jawa Sebagai Salah Satu Kekuatan Budaya Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia (SENASBASA), 2(2).

Anugrah, D. (2016). Analisis semiotika terhadap prosesi pernikahan adat jawa temu manten di samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 319–330

Hoed, B. (2014). Semiotika &Dinamika Sosial Budaya. Komunitas Bambu.

Khotimah, H., Muzzammil, A. R., & Syahrani, A. (2022). Analisis Semiotika Prosesi Pernikahan Adat Jawa “Temu Manten” Di Desa Bintang Mas. Jurnal Pendidikan Dan

Pembelajaran, 11(10), 2079–2085. https://doi.org/10.26418/jppk.v11i10.58772 Lantowa, J., Marahayu, N. M., & Khairussibyan., M. (2023). Semiotika Teori, Metode, dan

Penerapannya dalam Penelitian Sastra. Deepublish.

Nurhayati, S., Fadlan, A., Syukri, A. H., Sazali, H., & Andinata, M. (2022). Analisis

Semiotika Terhadap Prosesi Pernikahan Adat Jawa “Temu Manten” di Dolok Ilir I Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 187–192. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/prof/article/view/2577/2115

Pambudi, F. B. S. (2023). Buku Ajar Semiotika. UNISNU Press.

Septiana, R. (2019). Makna Denotasi, Konotasi Dan Mitos Dalam Film Who Am I Kein

System Ist Sicher (Suatu Analisis Semiotik).

Sinaga, Y. C., Cyntia, S., Komariah, S., & Barus, F. L. (2021). Analisis Makna Denotasi dan

Konotasi pada lirik Lagu “Celengan Rindu” Karya Riersa Besari. 3, 41–55.

Soraya, A. (2020). Analisis Makna Pada Prosesi Pernikahan Adat Jawa “Temu Manten” Di

Samarinda: Kajian Semiotika Rolland Barthes. Jurnal Unej, 1(1), 548–555.

Subandi, A. (2018). Nilai Spiritual Tradisi Temu Manten Adat Jawa Dalam Perspektif Masyarakat Buddhis. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 4(1), 43–56.

https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA/article/view/36

Syafrida, H. S. (2021). Metodologi Penelitian.KBM Indonesia.

Vrianti, Y. E., & Rachman, A. K. (2024). Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada

Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 14. https://doi.org/10.29300/disastra.v6i1.3306

Yelly, P. (2019). Analisis Makhluk Superior (Naga) Dalam Legenda Danau Kembar (Kajian Semiotika Roland Barthes; Dua Pertandaan Jadi Mitos). Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 16(2), 121–125. https://doi.org/10.37755/jsbi.v16i2.200




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i2.795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com