Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong

Fadillah Hanim, Sri Zulfia Novrita, Sri Zulfia Novrita

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kulit bawang merah dan daun harendong yang memiliki pigmen warna yaitu tanin dan antosianin, serta untuk memanfaatkan limbah di lingkungan.  Pengunaan mordan pada penelitian ini akan mempengaruhi warna dari hasil pencelupan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan nama warna (hue), gelap terang warna (value), kerataan warna dan pengaruh perbedaan mordan tawas, tunjung dan kapur sirih . Penelitian eksperimen ini termasuk jenis penelitian True-Eksperiment. Data yang digunakan yaitu data primer yang bersumber dari 18 panelis terdiri dari 3 dosen dan 15 mahasiswa Tata Busana Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji Friedman K-related sample dengan bantuan SPSS versi 30. Adapun hasil dari pencelupan tanpa mordan menghasilkan Dark Salmon Pink dengan gelap terang warna (value) terang dan kerataan warna sangat rata, mordan tawas menghasilkan warna Golden Rod dengan gelap terang warna (value) terang dan kerataan warna sangat rata. Pada mordan tunjung menghasilkan warna Dark Teal dengan gelap terang warna (value) tidak terang dan kerataan warna rata. Pada mordan kapur sirih menghasilkan warna Muddy Waters Brown dengan gelap terang warna (value) cukup terang dan kertaan warna sangat rata. Uji Friedman K-related untuk gelap terang warna (value) diperoleh nilai signifikasi < Taraf signifikasi = 0.001 < 0.05. dan untuk kerataan warna diperoleh nilai signifikasi < Taraf signifikasi = 0.001 < 0.05. berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap gelap terang warna dan kerataan warna pada pengaruh mordan tawas, tunjung dan kapur sirih.

Keywords


Kulit Bawang Merah; Daun Harendong; Tawas; Tunjung; Kapur Sirih.

Full Text:

PDF

References


Adha, A. (2020). "Pembuatan Pewarna Alami Ecoprint pada Kain Katun dengan Menggunakan

Beberapa Variasi Mordan dan Jenis Daun", Jurnal Tata Busana, 2(1), 23-28.

Adriani, Rika. 2016. Perbedaan Mordan Asam Jawa (Tamarindus Indica Linn) Dan Jeruk Purut

(Citrus Histrix) Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma Candidium

D. Don) Pada Bahan Sutera. Padang: UNP

Almagita, R. B., Novrita, S. Z., & Nelmira, W. (2018). Pengaruh Penggunaan Mordan Asam Jawa

(Tamarindus Indica Linn) dan Asam Kandis (Garcinia Parvifolia Miq) Terhadap Hasil

Pencelupan Bahan Sutera dengan Menggunakan Ekstrak Daun Andong (Cordyline Fruticosa

LA Cheval). Journal of Home Economics and Tourism, 14(1).

Anzani, Selfi D., et al. 2016. "Pewarna Alami Daun Sirsak (Annona murica L.) untuk Kain Mori

Primissima (Kajian: Jenis dan Konsentrasi Fiksasi)". Jurnal Teknologi dan Manajemen

Agroindustri. 5(3): 132-139.

Arisnawati. 2010. Skripsi: “Pengaruh Suhu Terhadap Hasil Pencelupan Bahan Sutera Dengan

Menggunakan Ekstrak Akar Mengkudu”. Padang: UNP

Bara, N. I. B., & Adriani, A. (2022). Pengaruh Mordan Tawas Terhadap Hasil Pencelupan Bahan

Katun Menggunakan Ekstrak Daun Alpukat. Jurnal Pendidikan, Busana, Seni dan

Teknologi, 4(3), 269-276.

Dini, A. A. & Adriani (2019). Pengaruh Pengulangan Pencelupan Terhadap Hasil Warna Pada

Bahan Katun Dengan Ekstrak Biji Pinang (Areca Catechu L) dan Daun Sirih (Piper Betle

L) dengan Mordan Kapur Sirih (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Padang).

Djufri, Rasyid. 1976. Teknologi Pengelantangan, Pencelupan dan Pencapan. Bandung: Institut

Teknologi Tekstil

Fadhillah, N. (2023). Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung dan Kapur Sirih Terhadap Hasil

Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Ekstrak Buah Terong Belanda (Solanum

Betaceum). Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni.

Fadhli, H., Ikhtiarudin, I. dan Lestari, P. 2020. Isolasi dan uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol

buah senduduk bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don). Jurnal Farmasi Indonesia 17 (2): 92-100.

Fatihaturahmi, F., & Novrita, S. Z. (2019). Pengaruh perbedaan mordan tawas dan kapur sirih

terhadap hasil pencelupan ekstrak daun sawo menggunakan bahan sutera. Gorga: Jurnal

Seni Rupa, 8(1), 237-242.

Gratha, Benny. 2014. Panduan Mudah Belajar Membatik. Jakarta: Demedia.

Gusti, I., & Novrita, S. Z. (2020). Perbedaan Hasil Pencelupan Bahan Sutera Menggunakan Ekstrak

Kulit Pisang Kepok dengan Mordan Tawas dan Kapur Sirih. Jurnal Pendidikan Dan

Keluarga, 11(02), 161-169.

Gustiani, N., Novrita, S. Z., & Adriani, A. (2024). Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung dan Kapur

Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Primissima dengan Ekstrak Daun Gambir

(Uncaria Gambir Roxb). Jurnal Ilmiah Dikdaya, 14(2), 467-474.

Hartati, M., & Noer, S. (2020). Penetapan kadar senyawa tanin ekstrak etanol kulit bawang merah

(Allium ascalonicum L.). Seminar Nasional Sains. 1(1).167.

Hendrika, A. D., & Novrita, S. Z. (2020). Pengaruh Ekstrak Kulit Buah Nipah (Nypha Fructicans)

& Kulit Bawang Merah (Allium Ascalonium L) Dengan Mordan Tunjung, Tawas Dan Kapur

Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Pada Bahan Katun. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 3(2),

-46.

https://ejournal.akprind.ac.id/index.php/JIP/article/view/2713

Ilham, M., & Sumari. (2020). EKSTRAKSI ANTOSIANIN DARI KULIT BAWANG MERAH

SEBAGAI PEWARNA ALAMI MAKANAN (Variabel Volume Pelarut dan Kecepatan

Pengadukan). Jurnal Inovasi Proses, 5(1), 27–32. Diambil dari

N.W. Bogoriani. 2010. Ekstraksi Zat Warna Alami Campuran Biji Pinang, Daun Sirih, Gambir Dan

Pengaruh Penambahan KMnO4 Terhadap Pewarnaan Kayu Jenis Albasia. Jurnal Kimia. 4

(2): 125-134

Nabila, A. B., & Adriani, A. (2024) PENGARUH MORDAN TERHADAP KUBIS UNGU

(BRASSICA OLERACEA VAR. CAPITATA L) MENGGUNAKAN BAHAN KATUN.

Gorga : Jurnal Seni Rupa, 13(1), 299-304.

Noermitha, R. B., Musthofa, M., & Haerudin, A. (2024). Pengaruh Jenis Mordan Dan Lama Waktu

Pencelupan Terhadap Kualitas Warna Kain Batik Dengan Pewarnaan Alam Kulit Bawang

Merah Menggunakan Proses Post-Mordanting. Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu

Keteknikan Industri, 2(1), 46-62.

Pelu, A. D., & Djarami, J. (2022). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Harendong Bulu

(Clidemia Hirta) asal Maluku terhadap Staphylococcus Aureus. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah

Penelitian Kesehatan), 7(4), 351-357.

Poespo, B.S (2005). Sejarah Perkembangan Batik di Indonesia. Yogyakarta : Kanisius

Ramelawati, R., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2021). “Pengaruh mordan tawas dan jeruk nipis

(citrus aurantifolia) terhadap hasil pencelupan ekstrak bawang merah (allium ascalonium l)

pada bahan sutera”. Journal of Home Economics and Tourism, 15(2).

Ramelawati, R., Adriani, A., & Novrita, S. Z. (2021). “Pengaruh mordan tawas dan jeruk nipis

(citrus aurantifolia) terhadap hasil pencelupan ekstrak bawang merah (allium ascalonium l)

pada bahan sutera”. Journal of Home Economics and Tourism, 15(2).

Revianti, M. M., & Novrita, S. Z. (2019). Pengaruh Mordan Terhadap Pencelupan ekstrak Daun

Puring (Codiaeum Variegatum) pada Bahan Katun. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(2), 403-408.

Saputri, R., Adriani, A., & Nelmira, W. “Pengaruh Lama Pencelupan Terhadap Warna Yang

Dihasilkan Pada Bahan Sutera Menggunakan Zat Warna Alam Ekstrak Daun Puring




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i1.767

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com