Unsur Fisik Seloko Adat Pernikahan Masyarakat Desa Ladang Panjang Kabupaten Sarolangun Sebagai Alternatif Materi Ajar Puisi di SMP

Liza Zubaidah, Yusra D, Arum Gati Ningsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan unsur fisik apa saja yang terdapat dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang Kabupaten Sarolangun dan bagaimana pemanfaatannya sebagai alternatif materi pembalajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan struktural. Data penelitian ini berupa kata-kata, frasa, dan kalimat seloko yang ada pada sumber data berupa naskah seloko adat pernikahan, rekaman, dan foto prosesi adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang Kabupaten Sarolangun antara Marsudi bin Baktiar Abak dengan Khuzaimah binti Ali Martado yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa unsur fisik yang terdapat pada seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang yang terdiri dari: (1) Diksi yang digunakan dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang, (2) Imaji yang digunakan dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang, (3) Kata Kongkret yang digunakan dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang, (4) Bahasa Figurati yang digunakan dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang, (5) Rima yang digunakan dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang. Unsur Fisik yang terdapat dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Ladang Panjang terdiri dari delapan seloko pada unsur diksi, sepuluh seloko pada unsur imaji, lima seloko pada unsur kata konkret, Sembilan seloko pada unsur bahasa figurative, dan enambelas seloko pada unsur rima. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat lima unsur fisik yang membangun seloko adat pernikahan masyrakat Desa Ladang Panjang, yaitu terdiri dari diksi, imaji, kata konkret, bahasa figuratif dan rima. Unsur isik seloko dapat di jadikan sebagai alternate materi pembelajaran bahasa Indonesia di SMP.

Keywords


Alternatif Materi Pembelajaran. Unsur Fisik, Seloko Adat Pernikahan.

Full Text:

PDF

References


Darmuji, dkk. (2020). Pelestarian Budaya Seloko Adat Perkawinan Jambi. JurnalIlmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 2. Nomor 1. Jambi: Politeknik Jambi

Dewi, Y. (2015). Berseloko Sebagai Sebuah Strategi Pemberdayaan Bahasa Lokal Demi Pelestarian Budaya Bangsa. Tutur: Cakrawala Kajian Bahasa-Bahasa Nusantara 1. Nomor 1.

Djamarah, Syaiful Bahri, dkk. (2006). Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.

Fitrah Yundi dan Saman.(2013). Metodologi Budya- Sastra Metode, Teori, dan Penelitian Sastra Jambi. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Fitrah Yundi dan Suhardianto.(2018).Seloko Adat Jambi: Kajian Struktu, Fungsi Pragmatik dan Fungsi Sosial” Dalam DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Volume 1. Jambi : Universitas Jambi

Kamarudin, dkk. 2020. Buku Ajar Pengayaan Membaca Seloko Untuk SMP/MTS Kelas VII. Jambi: Komunitas Gemulun Indonesia

Karim, Maizar. (2015). Menyelisik Sastra Melayu. Yogyakarta: Histokultura

Karim, Maizar. (2017). Seloko Adat Ulur Antar Serah Terima Adat Pada Pernikahan Adat Melayu Jambi: Kajian Bentuk dan Fungsi. Jurnal Pena. Volume 7. Nomor 1. Jambi: Universitas Jambi

Marisa, dkk. (2018). Analisis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Seloko Adat Pernikahan Masyarakat Desa Niaso Kabupaten Muaro Jambi.JurnalIlmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Volume 2. Nomor 2. Jambi: Universitas Batang Hari

Mursyidah, dkk. (2018). Penggeseran Fungsi Seloko Pada Masyarakat Melayu Jambi. Palembang: Universitas Islam Negiri Raden Fatah

Lembaga Adat Provinsi Jambi. 2001. Pokok-pokok Adat Pucuk Jambi Sembilan Lurah, Sastra Adat Jambi Jilid III. Jambi: Lembaga Adat Jambi

Rahmanto. (1988). Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kanisius

Ruhimat, dkk. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Persada Rajawali Press

Rudianto. (2022). Modul Ajar Puisi Rakyat Kelas VII SMP. Soppeng: Guru Penggerak

Sabarudin, (2018). Materi Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013. Jurnal An-Nur. Volume 4. Nomor 1. Lampung

Suhardinato, dkk. (2018). Seloko Adat Jambi: Kajian Struktur, Fungsi Pragmatik, dan Fungsi Sosial. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. Volume 1. Nomor 1. Jambi: Universitas Jambi

Sudjiman, P. (2006). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Universitas Indonesia

Sugiyono. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif’”. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Syam, H. K. dkk. (2010). Sejarah Adat Jambi. Jambi: Lembaga Adat Provinsi Jambi.

Walidin, Saifullah & Tabrani. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Aceh: FTK Ar-Raniry Press.

Winkel, W. S. (2007). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi

Zaidan, dkk. (2000). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v15i1.755

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com