Analisis Makna Simbolik pada Prosesi Mappacci Pernikahan Suku Bugis di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe

Sitti Aminah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik dari prosesi pernikahan Bugis Mappacci di Kecamatan Wawotobi. Kajian ini mengkaji makna simbolik sebuah tradisi yang memiliki makna yang sangat dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik yang terkandung dalam proses budaya tradisional Mappacci Bugis di Kecamatan Wawotobi. Ada beberapa alasan yang menjadi dasar dilakukannya, yaitu prosesi Mappacci memiliki ide cerita yang menarik untuk dikaji dan masih dipertahankan oleh masyarakat Bugis karena mereka sangat percaya bahwa upacara Mappacci membawa kesucian dan kebersihan hati atau jiwa mempelai wanita. dan pengantin pria. Kemudian dari segi makna dan proses Mappacci sangat relevan dengan kondisi masyarakat modern saat ini. Sejauh yang penulis ketahui, prosesi Mappacci tidak pernah dianalisis secara khusus menggunakan makna simbolis. Penelitian ini bermanfaat baik secara teoritis maupun praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa rekaman yang diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mempelajari dan memahami kemudian membuat rangkuman inti dan kemudian mengkategorikan data berdasarkan tema penelitian.


Full Text:

PDF

References


Budiman, Kris. 2016. “Kosa Semiotika”. Yogyakarta. Hlm. 108.

Bolyar Millar, Susan. 2016. “ Perkawinan Masyarakat bugis”. Yogyakarta: Istana Publishing.

Halim, Ardillah. 2018. “Tradisi Mappacci Dalam Proses Pernikahan Masyarakat Bugis Perspektif Al-‘Urf’.

Hlm. 29.

Hardianti. 2015. “Adat Pernikahan Bugis Bone Desa Tuju-Tuju Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone

Dalam Perspektif Budaya Islam” hlm 1.

Hasbiah. 2019. “Tinjauan Pendidikan Islam Tentang Adat Ritual Pernikahan Suku Bugis Desa Massewae”.

Vol. 6. No. 2. ISSN. 1979-7486. Istiqra.

Husni Ramdani, Alwan. 2016. “Analisis Semiotika Bencana Kabut Asap”. hlm. 12.

Moleong. 2016. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Noviola, A. 2012. “Pesan Simbolik Dalam Prosesi Perkawinan Adat Bugis di Kabupaten Bone”. Makassar:

Universitas Hasanuddin. Hlm 53.

Sarpinah. 2018. “Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Budaya Mappacci pada rangkaian Pelaksanaan

Perkawinan Orang Bugis”. Vol. 3, No,47, ISSN. 1410-2323. Selami.

Satriana, Eka. 2015. “Makna Ungkapan Pada Upacara Perkawinan Adat Bulukumba di Desa Buhung

Bundang Kec. Bontotiro Kab. Bulukumba”. Vol. 3, No. 15, ISSN. 1979-8296. Humanika.

Supriyani, Endah. 2018. “Tradisi Khatam Al-Qur’an Pada Pernikahan Suku Bugis Di Palembang”.

Palembang: Studi Kasus. hlm 1.

Yunus. 2018. “Nilai-Nilai Islam Dalam Proses Pernikahan Masyarakat Bugis”. Vol. 2, No. 1, ISSN. 2615-




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v11i2.213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Dikdaya
ISSN 2088-5857 (Print) ISSN 2580-7463 (Online)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi
Telepon. 0741-667089 | e-mail: dikdaya.unbari@gmail.com